Saturday, 30 April 2016

Daily Reflection 30 April 2016


30th April 2016 Saturday Fifth Week of Easter

REFLECTION
John 15:18-21
"Staying faithful to the end"
Let us not be afraid to live for Christ and to be different for the sake of Christ. Today, let us also pray for the many Christians who suffer from persecutions for their faith. Let us pray that they can persevere to hold firm to Jesus and be strong in their love for Him

How can I stand up for Christ – for honesty, patience, truth and peace – in my society?
🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹

30-4-16复活期第五周星期六

默想
若15.18-21
"坚持到底。"
“人们迫害了我,也要迫害你们”。此刻受迫害的基督徒不计其数。我们应以祈祷支持他们,愿他们勇敢为主作证,坚持到底。

我怎样能在日常生活为基督作见证?
🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹

30hb April 2016 (Hari Sabtu Paskah Ke Lima)

Renungan
Yoh 15:18-21
"Setia sampai akhir"
Janganlah kita takut untuk hidup dan menjadi berbeza demi Kristus. Hari ini, marilah kita juga berdoa bagi ramai Kristian yang menderita penganiayaan kerana iman mereka. Marilah kita berdoa agar mereka dapat bertahan untuk berpegang teguh kepada Yesus dan cinta mereka kepada Yesus menjadi lebih kuat.

Bagaimana saya boleh mempertahankan Kristus – kejujuran, kesabaran, kebenaran dan kedamain – dalam masyarakat saya?
🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹
30-04-16
Ari Enam Minggu Paska Ka Lima

Anang kitai berasai takut idup serta nyadi urang ti tetap arap ketegal Kristus. Saritu, aram kitai bersampi ka urang kristen ti diperinsa ketegal pengarap sida. Aram kitai bersampi awaka sida tetap arap dalam pengarap serta berpanggai ba Kristus serta pengerindu sida ka Iya lebih kering agi.

Kati aku ulih betan dalam Pengarap Ka Kristus-bejako terang, sabar, pemendar serta pemaik dalam bilik aku?
🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹
Acknowledgment: Reflections are based on “Prayer for Living: The Word of God for Daily Prayer Year C” by Sr. Sandra Seow FMVD.

Friday, 29 April 2016

Daily Reflection 29 April 2016

29th April 2016 Friday Fifth Week of Easter

REFLECTION
John 15:12-17
"Live life by loving"
Jesus calls us to give love freely to people with open hands. We can reach out and hold another person’s hand with tenderness. We can caress and touch the other. We can share all what we have with another. We can offer peace and forgiveness. With open hands, we give love without any conditions of whom to love. With open hands, we open our hearts to be vulnerable and love without expectations.

Why is it so difficult for me to love with open hands?
🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹

29-4-16复活期第五周星期五

默想
若15.12-17
"我拣选你们。"
被耶稣拣选是莫大的荣幸。祂称我们为朋友,要我们结出常存的果实,就是以行动表现出天主的爱。

本日福音的开端和结尾都是“你们该彼此相爱”。细细品味,有何信息?
🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹

29hb April 2016 (Hari Jumaat Paskah Ke Lima)

Renungan
Yoh 15:12-17
"Hidup dengan mencintai"
Yesus memanggil kita untuk memberikan cintakasih kepada orang lain dengan hati terbuka. Kita boleh menjangkau orang lain dengan penuh lemah lembut. Kita boleh mengambil berat dan memberikan sentuhan kepada mereka. Kita boleh mengongsikan apapun yang kita ada kepada orang lain. Kita boleh memberikan damai dan pengampunan. Dengan tangan terbuka, kita memberikan cintakasih tanpa batas kepada orang lain. Dengan tangan terbuka, kita membuka hati menjadi rapuh dan mencintai dengan bebas.

Mengapakah sukar bagi saya untuk mencintai dengan hati terbuka?
🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹
29-4-16
Ari Lima Minggu Paska Ka Lima

Renungan
John 15:12-17
"Idup dalam pengerindu"

Yesus ngangau kitai awak ka rindu ka urang bukai enggau ati ti terbuka. Kitai ulih meri tulung ngagai sida enggau ati ti lembut. Minching serta migai jari sida awak ka ngasai pengerindu, taja kitai empu deka ngasai diri ditelih ati tauka dipejai ketegal pengawa manah digaga kitai ka urang bukai.

Lapa aku ngasai diri tusah ka rindu lebuh maya aku mega dipemaluka?
🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹

Acknowledgment: Reflections are based on “Prayer for Living: The Word of God for Daily Prayer Year C” by Sr. Sandra Seow FMVD

Thursday, 28 April 2016

Daily Reflection 28 April 2016

28th April 2016 Thursday Fifth Week of Easter

REFLECTION
John 15:9-11
"A love so great, so deep"
“What a beautiful truth of faith this is for our lives: the mercy of God! God’s love for us is so great, so deep; it is unfailing love, one which always takes us by the hand and supports us, lifts us up and leads us on.” (Pope Francis) Let us fix our eyes on Jesus and see that He is with us because He loves. Listen to him as He whispers in our hearts, “Remain in my love.”

Looking back at my journey of faith, when and how have I experienced Jesus’ love?
🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹

28-4-16复活期第五周星期四

默想
若15.9-11
"圆满的喜乐。"
“父爱我,我爱你们,你们存在我的爱内,正如我存在父的爱内一样”。这环环相扣的爱,就是圆满喜乐的因由。

我对“父与子与门徒”的关系有什么感想?
🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹

28hb April 2016 (Hari Kamis Paskah Ke Lima)

Renungan
Yoh 15:9-11
"Sebuah cinta yang agung, sangat mendalam"
"Satu kebenaran yang indah tentang Iman dalam kehidupan kita:  Belas kasihan Allah! Cintakasih Allah untuk kita adalah sangat besar, begitu mendalam; ia adalah kasih yang setia, sebuah kasih yang sentiasa melindungi dan menyokong kita, mengangkat kita dan membawa kita kepadaNya. "(Paus Francis)

Melihat kembali perjalanan iman saya, bila dan bagaimana saya mengalami cintakasih Yesus?

🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹
28-4-16
Ari Empat Minggu Paska Ka Lima

Renungan
John 15:9-11
"Pengerindu ti Besai serta dalam"
"Naka meh pemaik pemendar pengarap tu ti entang pengidup kitai:Penyinu Allah Taala!pengerindu Allah Taala ka kitai sigi besai serta dalam;pengerindu ti nadai puntan, ti selalu mincing jari kitai serta nyukong kitai, ngangkat serta ngiring kitai selalu."(Pope Francis) Aram kitai mandang ngagai Jesus alu meda Iya selalu enggau kitai laban pengerindu Iya. Dinga Iya ti nelai dalam ati kitai,"Diau meh dalam pengerindu aku."

Kati gaya pejalai pengarap aku?kemaya alu kati cara aku ngasai pengasih Kristus?
🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹

Acknowledgment: Reflections are based on “Prayer for Living: The Word of God for Daily Prayer Year C” by Sr. Sandra Seow FMVD

Wednesday, 27 April 2016

Daily Reflection 27 April 2016

27th April 2016 Wednesday Fifth Week of Easter

REFLECTION
John 15:1-8
"In Union with Jesus"
We remain in Jesus when we set time and space to enter into silence and encounter Jesus, waiting to love us, eager to speak to us. In this busy world, we are always rushing around and we tend to reduce prayer to merely uttering to God our petitions or formulated prayer. Prayer is about us searching for God and finding Him deep within the silence of our hearts. Prayer is about waiting in the emptiness and silence for the Word of God to speak to us. Prayer is to be embraced by silence and find ourselves resting in God’s loving arms.

Do I encounter God’s loving presence in this time of silence?
🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹

27-4-16复活期第五周星期三

默想
若15.1-8
"住在耶稣内。"
“你们住在我内,我也住在你们内”。关系不是一天建立起来的。我得腾出时间来聆听耶稣,等待耶稣。

我够不够耐心在主内“浪费时间”?我会因为忙于杂务或烦闷无聊而放弃祈祷吗?
🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹
27hb April 2016 (Hari Rabu Paskah Ke Lima)

Renungan
Yoh 15:1-8
"Bersatu dengan Yesus"
Kita bersatu dengan Yesus apabila kita menyediakan masa dan ruang untuk memasuki keheningan dan perjumpaan dengan Yesus, yang sedang menanti untuk mencintai dan mau berbicara kepada kita. Dalam kesibukan dunia ini, kita sentiasa bergegas dan cenderung untuk mengurangi doa kepada hanya doa permohonan atau doa yang telah dirumuskan. Doa adalah mengenai peribadi kita yang mencari Allah dan menemukan Dia dalam keheningan jiwa kita. Doa adalah tentang penantian didalam kekosongan dan keheningan untuk membenarkan Perkataan Allah berbicara kepada kita. Doa adalah disedari dalam keheningan dan membiarkan diri kita berehat dalam pangkuan cintakasih Allah.

Adakah saya menemukan kehadiran cintakasih Allah di dalam keheningan?
🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹
27-4-16
Ari Tiga Minggu Paska Ka Lima

Renungan
John 15:1-8
"Bersaum enggau Jesus"
Kitai diau didalam Jesus lebuh maya kitai meri awak serta endur kitai ulih diau jenuh alu ngasai ka Jesus, ti nganti kitai enggau pengerindu laban deka berandau enggau kitai. Dalam dunya ti belabuh sibuk, kitai selalu deka ngaga utai enggau jampat alu ngurang ka awak bersembiang semina sampi peminta serta leka jako sembiang ti udah disusun. Sembiang mai kitai bertemu enggau Jesus ti diau didalam ati kitai. Sembiang nyak baka nganti dalam endur sunyi awak ka Jako Tuhan berjako enggau kitai. Sembiang enggau diau jenuh alu nemu diri dijaga Apai ti besai kuasa.

Nama aku bertemu enggau Allah Taala ti penuh pengerindu dalam awak sunyi?
🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹
Acknowledgment: Reflections are based on “Prayer for Living: The Word of God for Daily Prayer Year C” by Sr. Sandra Seow FMVD.

Tuesday, 26 April 2016

Daily Reflection 26 April 2016

                        26th April 2016 Tuesday Fifth Week of Easter

REFLECTION
John 14:27-31a
"The gift of peace"
We experience fears within us – fears of not being loved well, fear of losing our loved ones, fear of changes, fear of the future, etc. Today, Jesus comes with these words to us: “Peace I bequeath to you, my own peace I give you, a peace the world cannot give, this is my gift to you.” Jesus gently invites us today to remain in Him. It is from being in communion with Him that we truly receive and live His peace. With peace in our hearts, we too are called to be givers of Christ’s peace to others.

Do I find Jesus the source of my peace?
🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹

26-4-16复活期第五周星期二

默想
若14.27-31a
"留在平安中。"
复活主留下的平安不是短暂的,而是持久的。若望福音的“留在/住在/存在”是指密切无间的深厚关系。这平安和爱源自圣父圣子的圆满共融,流溢普世,滋润万物。

“我把平安留给你们”。让我酣憩在主怀中,细品复活主的深邃平安。
🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹

26hb April 2016 (Hari Selasa Paskah Ke Lima)
Renungan
Yoh 14:27-31a
"Karunia damai"
Kita mengalami ketakutan dalam diri kita – takut tidak dicintai, takut kehilangan orang yang kita kasihi, takut kepada perubahan, takut kepada masa depan, dan lain-lain. Hari ini, Yesus datang dengan perkataan ini: “Damai sejahtera  Ku tinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Inilah hadiahKu kepadamu. “ Yesus dengan lemah lembut menjemput kita hari ini untuk tetap tinggal di dalam Dia. Hanya melalui kesatuan denganNya kita boleh menerima dan menghidupi damai Nya. Dengan damai di dalam hati, kita juga dipanggil untuk memberikan damai sejahtera Kristus kepada orang lain.

Adakah saya menjadikan Yesus sebagai sumber kedamaian?
🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹
26-4-16
Ari Dua Minggu Paska Ka Lima

Renungan
John 14:27-31a
"Pemeri Pemaik"
Kitai berasai takut dalam diri kitai-takut ketegal enda dikerindu,takut nyau urang ti dikesayau kitai,takut bisi berubah, takut utai ka masa depan serta takut utai bukai. Saritu,Jesus datai enggau leka jako tu:Pemaik Ku,tinggal Ku ka kita,Pemaik Ku beri ka kita ukai baka ti bagi dunya. Tu meh pemeri aku ka kita." Jesus enggau ati ti nelap ngangau kitai saritu awak belama ia diau enggau Iya. Semina begulai enggau Jesus, kitai ulih nerima serta idup dalam pemaik Iya. Enggau pemaik di ati, kitai mega dikangau awak ka meri pemaik Kristus ngagai urang bukai mega.

Nama aku nyadika Jesus nya pun pemaik?
🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹
Acknowledgment: Reflections are based on “Prayer for Living: The Word of God for Daily Prayer Year C” by Sr. Sandra Seow FMVD.

Monday, 25 April 2016

Daily Reflection 25 April 2016

25th April 2016 Monday Fifth Week of Easter

REFLECTION
Mark 16:15-20
"Mission possible"
“A true missionary who never ceases to be a disciple, knows Jesus walk with him, speak to him, breathes with him and works with him.” (Pope Francis) We too have been given the task of becoming missionaries for Christ through our words and deeds. This mission demands great generosity on our part, and yet at the same time, we need to remember that we have to depend on Jesus. Jesus is the one who inspires, guides, leads and accompanies us along the path of sharing the Good News with those around us.

What prevents me from being a missionary for Christ?
🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹

25-4-16圣马尔谷圣史庆日

默想
谷16.15-20
"传扬福音。"
信的人有奇迹跟随”不是指每个信友,而是指整体教会。复活主派遣我们去传扬福音,祂一定“与我们合作”(16.20)。

我怎样看待“传扬福音”的使命?
🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹

25hb April 2016 (Hari Isnin Paskah Ke Lima)

Renungan
Markus 16:15-20
"Misi mungkin"
Misionari sejati yang tidak pernah berhenti menjadi pengikut, mengetahui Yesus berjalan bersamanya, berbicara, bernafas dan bekerja bersamanya.” (Paus Francis) Kita juga telah diberikan tugas menjadi missionary bagi Kristus melalui perkataan dan perbuatan kita. Misi ini memerlukan kemurahan hati kita, namun dalam masa yang sama kita harus ingat bahawa kita perlu bergantung kepada Yesus. Yesus adalah peribadi yang memberi inspirasi, menuntun, memimpin dan menyertai kita semasa perjalanan kita dalam mengongsikan Khabar Gembira kepada orang lain.

Apakah yang menghalang saya untuk menjadi misionari Kristus?
🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹
25-4-16
Ari Satu Minggu Paska Ka Lima

Renungan
Mark 16:15-20
"Misi ti ulih nyadi"
"Bala pengerembai pengarap ti bendar deka enda kala badu dalam nyadi anembiak Kristus laban sida nemu Iya sigi selalu berjalai enggau sida, berandau enggau sida, gawa enggau sida".(Pope Francis) Pengawa tu minta kitai nyadi murah ati alu selalu bepaut enggau Jesus. Jesus nyak meh ti meri pemeransang,ngulu serta sertai kitai dalam pengidup kitai berkongsi Berita Manah ngagai urang bukai.

Nama utai ti nagang aku ari nyadi pengerembai pengawa Kristus?
🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹
Acknowledgment: Reflections are based on “Prayer for Living: The Word of God for Daily Prayer Year C” by Sr. Sandra Seow FMVD.

Sunday, 24 April 2016

Daily Reflection 24 April 2016

24th April 2016 Sunday Fifth Week of Easter

REFLECTION
John 13:31-35
"The language of love"
In order to put love into practice, we need to learn to use the three languages: of the mind, the heart and the hands.

How can I reflect the love of Jesus today?
🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹

24-4-16 复活期第五主日

默想
若13.31-35
"门徒的标志。"
“彼此相爱”要:头脑知道,心里感到,行为做到。世人因此能认出基督徒。

今天我怎样能具体地“彼此相爱”的精神?
🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹

24hb April 2016 (Hari Minggu Paskah Ke Lima)

Renungan
Yoh 13:1-35
"Bahasa cinta"
Bagi mengungkapkan cinta melalui perbuatan, kita perlu belajar menggunakan tiga Bahasa: minda, hati dan tangan(perbuatan). “Apa yang anda fikir – harus rasakan dan ungkapkan melalui tindakan. Maklumat yang anda terima akan turun dalam hati dan anda menyedarinya melalui perbuatan yang nyata.” (Paus Francis)

Bagaimana saya harus mengungkapkan cinta Yesus hari ini?
🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹
24-4-16
Ari Minggu Paska Ka Lima

Renungan
John 13:1-35
"Jako Pengerindu"
Kena berjurai ka Pengerindu nengah pengawa,kitai patut belajar ngena tiga jako:Runding,Ati serta Jari(Pengawa kitai). Nama aja utai ka dirunding kitai-patut kitai ngasai alu mandang nengah pengawa kitai. Penemu ti diterima kitai deka diau dalam ati alu kitai deka ngaga utai nya."(Pope Francis)

Kati aku ulih mandang ka pengerindu Jesus saritu?
🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹🔹

Acknowledgment: Reflections are based on “Prayer for Living: The Word of God for Daily Prayer Year C” by Sr. Sandra Seow FMVD.